Berita

Prabowo terima Penghargaan Bintang Tertinggi Nishan-e-Pakistan.

Islamabad– Presiden Prabowo Subianto menerima penghargaan sipil tertinggi Pakistan, Nishan-e-Pakistan, dari Presiden Asif Ali Zardari dalam upacara penyerahan penghargaan resmi di Aiwan-e-Sadr pada hari Selasa, yang menggaris bawahi penguatan hubungan antara kedua negara mayoritas Muslim tersebut.

Pakistan menganugerahi Prabowo penghargaan tersebut atasapa yang digambarkan sebagai “extraordinary contributions” dalam memajukan kerja sama bilateral dan perannya dalam meningkatkan kehadiran strategis Indonesia di Indo-Pasifik. Penghargaan ini, yang didirikan pada tahun 1957, adalah tingkatan tertinggi dalam Order of Pakistan dan diberikan kepada warga negara Pakistan dan pemimpin asing atas “jasa-jasa yang sangat terhormat.”

Presiden Zardari, didampingi oleh Perdana Menteri Shehbaz Sharif, secara pribadi menganugerahi Prabowo medali tersebut selama upacara yang diadakan di Aula Iqbal yang bersejarah. Menteri senior, anggota parlemen, dan duta besar dari beberapa negara juga hadir, sebuah kehadiran yang menurut para pejabat mencerminkan kedalaman hubunganPakistan-Indonesia.

Penghargaan ini juga memiliki bobot simbolis, menandai 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Pakistan—dua negara yang telah mempertahankan hubungan dekat sejak awal kemerdekaan mereka dan sering kali mengkoordinasikan posisi di forum internasional. Beberapa pemimpin global dan regional terkemuka sebelumnya telah menerima Nishan-e-Pakistan, termasuk Raja Abdullah II dari Yordania, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dari Qatar, dan Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei.

Para pejabat Pakistan mengatakan pengakuan Prabowo mencerminkan komitmen bersama untuk memperdalam kolaborasi di bidang-bidang seperti keamanan, perdagangan, dan kerja sama kemanusiaan di tengah dinamika geopolitik yang berubah. Keputusan Islamabad untuk menghormati Prabowo menyoroti pengakuannya atas pengaruh geopolitik Indonesia yang semakin meningkat dan upaya presiden Indonesia untuk memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, pembangunan ekonomi, dan solidaritas Muslim yang lebih luas.

Penghargaan tersebut, tambah mereka, juga merupakan penegasan aspirasi kedua negara untuk memperkuat persatuandi dunia Muslim dan memperluas kemitraan strategis di Asia dan sekitarnya.

Admin

Recent Posts

Ghawari, Secercah Cahaya Terang di balik Provinsi yang Hitam

Pakistan merupakan negara multikultural dengan ragam budaya dan corak diversitas kepercayaan spiritual yang unik dengan…

2 days ago

Pakistan dan Simbol Toleransi Umat Beragama.

Pakistan merupakan negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia dengan presentasi 97% dari warga…

5 days ago

Revolusi Islam Iran dan Ikhwanul Muslimin

Beberapa tahun setelah runtuhnya Khilafah Utsmaniyah, tepatnya pada 1928, Hasan al-Banna mendirikan Ikhwanul Muslimin di…

3 weeks ago

Bagaimana Ibnu Sina Membuktikan Eksistensi jiwa secara Rasional.

Dialektika substansi manusia. sejak awal peradaban, manusia selalu memandang dirinya sendiri dengan penuh rasa keingin…

2 months ago

PPMI Pakistan Kirim Delegasi dalam International Model OIC Pakistan Summit 2025 di Islamabad

Islamabad, Pakistan — Perhimpunan Pelajar dan MahasiswaIndonesia (PPMI) Pakistan mengirimkan delegasi untukberpartisipasi dalam International MOIC…

2 months ago

Tafsir Sebagai Alat Legitimasi Perempuan

Salah satu keyakinan yang berkembang di masyarakat bahwa Siti Hawa berasal dari tulang rusuk Nabi…

2 months ago